10 Agustus 2016

Popularitas Bekam di Olimpiade

Bekam berasal dari Arab, ( الحجامة ) alias al-hijamah merupakan praktek pengobatan dengan metoda mengeluarkan toksin dari dalam tubuh manusia berupa darah kental. Jadi makna berbekam yaitu melakukan pemvakuman pada kulit kemudian mengeluarkan darah dari tubuh.

Dan hari ini praktek bekam tengah menjadi pembicaraan hangat bersamaan dengan momen Olimpiade Rio 2016. Salah satunya adalah yang dialami oleh perenang asal Amerika Serikat, Michael Phelps. Spot atau bintik besar merah yang ada di beberapa bagian badannya cukup menyedot perhatian semua orang termasuk awak media.

Popularitas Bekam di Olimpiade
Bekam di badan Michael Phelps [foto: internet]
Saat perlombaan renang gaya bebas di nomor 4 x 100 putra, hari Minggu (7/8), Michael Phelps tampil dengan bintik merah kecoklatan berukuran lumayan besar menghiasi bagian punggung serta pundaknya.

Rupa-rupanya bintik besar tersebut merupakan sisa-sisa dari praktek Bekam atau dikenal juga dengan istilah cupping. Tujuan Michael Phelps membekam dirinya agar kebugarannya tetap terjaga. Bisa tampil dan berlomba dalam kondisi yang fit. Itulah sekilas tentang Popularitas Bekam di Olimpiade Rio.

Kembali kepada sejarah tentang bekam, menurut catatan Wikipedia, bekam sudah ada sejak zaman Rasulullah; Muhammad SAW. Media yang digunakan nabi besar Muhammad dalam melakukan bekam adalah gading gajah, tulang unta atau tanduk baik kerbau maupun sapi.

Pada abad ke-18 atau tahun 13 hijriyah, hijamah atau bekam menggunakan media hewan lintah. Caranya, kumpulan lintah sengaja takdiberi makanan agar saat lintah melekat pada kulit manusia, lintah akan menghisap darah dalam tubuh dengan begitu lapar. []

Artikel Terkait


Popularitas Bekam di Olimpiade
4/ 5
Oleh

Berlangganan

Suka dengan artikel di atas? Silakan berlangganan gratis via email