19 Juni 2015

Penjelasan Singkat tentang Hadist Shohih, Hasan dan Dhoif

  • Hadist dikatakan Shohih, apabila:
  1. Sanadnya Muttasil (Sanad=Sandaran guru, Muttasil=Sanadnya sampai kepada Rasulullah Saw.),
  2. Perowinya adil, tidak dusta, rofik dan faqih,
  3. Perowinya memiliki hafalan yang kuat (dhofik),
  4. Hadistnya tidak cacat atau tidak janggal
  • Hadist dikatakan Hasan, apabila:
  1. Sanadnya Muttasil,
  2. Perowinya jujur, namun ada di antara perowi yang memiliki hafalan kurang kuat,
  3. Hadistnya tidak cacat atau tidak janggal
  • Hadist dikatakan Dhoif, apabila:
  1. Hadist yang tidak memenuhi Shohih atau Hasan, 
  2. Ada yang boleh diamalkan dan ada yang tidak boleh diamalkan, dengan merujuk kepada hadist shohih atau hasan,
  3. Boleh diamalkan bila tidak ada hubungannya dengan hukum
Penjelasan Singkat tentang Hadist Shohih, Hasan dan Dhoif
Penjelasan Singkat tentang Hadist Shohih, Hasan dan Dhoif

Itulah Penjelasan Singkat tentang Hadist Shohih, Hasan dan Dhoif. Semoga bermanfaat ...

Artikel Terkait


Penjelasan Singkat tentang Hadist Shohih, Hasan dan Dhoif
4/ 5
Oleh

Berlangganan

Suka dengan artikel di atas? Silakan berlangganan gratis via email