11 September 2014

Hari-Hari dalam Ajaran Islam

Fenomena angka 7 (tujuh) begitu luar biasa banyak, bukan hanya menciptakan langit dengan tujuh lapis tetapi kemudian Allah menghias tujuh negeri besar itu dengan tujuh hari, yaitu Sabtu, Ahad, Senin, Selasa, Rabu, Kamis, dan Jumat. Dan Allah memuliakan dengan ketujuh hari ini tujuh dari para Nabi, yaitu : Allah memuliakan Nabi Musa, as dengan hari sabtu, Isa Bin Maryam as dengan hari Ahad, Dawud, as dengan hari Senin, Nabi Sulaiman, as dengan hari Selasa, Nabi Ya’qub, as dengan hari Rabu, Nabi Adam, as dengan hari Kamis, dan Nabi Muhammad saw beserta umatnya dengan hari Jumat.

Hari-Hari dalam Ajaran Islam

Tak hanya cukup berhenti disitu sahabat criters, dibalik ketujuh hari itu Allah memberi manfaat agar kita mengambil hikmah yang bisa kita petik dari ke Tujuh hari tersebut, kita mulai dari:
  • Hari Ahad: Sebagian Ulama mengatakan bahwa sesungguhnya Allah telah menciptakan langit dan bumi pada hari ahad. Maka barang siapa yang hendak membangun sesuatu atau menanam, maka hendaklah pada hari Ahad.
  • Hari Senin: Hari Senin adalah hari Pelayaran & Perniagaan. Karena telah dijelaskan bahwa pada hari Senin terdapat 7 kelebihan yaitu:
  1. Nabi Idris, as. Telah naik ke langit pada hari Senin,
  2. Nabi Musa, as. Telah pergi ke bukit Thursina pada hari senin untuk menerima wahyu,
  3. Turunnya Dalil tentang ke-Esa-an Allah,
  4. Lahirnya Rasulullah Muhammad saw,
  5. Malaikat Jibril, as. turun untuk pertama kalinya menjumpai Rasulullah,
  6. Semua amal perbuatan Umat diperlihatkan kepada Rasaulullah saw pada hari Senin,
  7. Wafatnya Rasulullah Muhammad saw.
Hari-Hari dalam Ajaran Islam
Oleh karena itu, barang siapa yang berlayar atau mengadakan perjalanan, maka sebaiknya lakukanlah pada hari Senin.
  • Hari Selasa: Rasulullah saw ditanya tentang hari Selasa, Maka Beliau menjawab : Hari Selasa adalah Hari Berdarah. Para sahabat bertanya, "Mengapa demikian ya, Rasulullah?" Lalu Beliau menjawab, "Karena pada hari itulah Siti Hawa Haid, Putra Adam membunuh saudaranya sendiri.
    Sebagian Ulama telah menjelaskan Bahwa pada hari selasa ada 7 Jiwa yang bernyawa dibunuh, diantaranya :
    1. Jurjais bin Fathin (Seorang pemuda ahli Ibadah, ia hidup pada masa raja Dardaniyah yang terkenal dengan penyembahan berhalanya,
    2. Yahya, as,
    3. Zakaria, as,
    4. Tukang sihir Fir’aun,
    5. Asiah binti Muzahim, Istri Fir’aun,
    6. Sahib, Sapi Betina Bani Israil,
    7. Habil Putra Adam, as.
    Maka, barang siapa yang ingin berbekam hendaklah ia melakukan pada hari Selasa.
  • Hari Rabu: Rasulullah Saw ditanya tentang hari Rabu, Maka Beliau menjawab, "Hari Rabu adalah Hari Nahas yang terus menerus." Para sahabat bertanya," Mengapa demikian ya, Rasulullah?" Lalu Beliau menjawab: Karena pada Hari itu Allah telah menenggelamkan (menghancurkan) Fir’aun dan kaumnya, Memusnahkan kaum ’ad dan kaum Tsamud, yakni kaumnya Nabi Sholeh yang ingkar terhadap kerasulan dan kenabiannya. Maka, barang siapa yang hendak sembuh dari sakit, hendaknya ia meminum obat pada Hari Rabu.
  • Hari Kamis: Hari Kamis adalah hari baik untuk menunaikan Hajat. Karena Allah memerintahkan Penunaian. Maka barang siapa yang berhajat kepada manusia, maka hendaklah ia memintanya pada hari Kamis.
  • Hari Jumat: Allah menciptakan Adam dan Hawa pada hari Jumat, dan kemudian pada hari itu juga Allah mengawinkannya. Maka barangsiapa yang mengadakan akad Nikah hendaklah dilaksanakan pada hari Jumat. Sebagaian Ulama berkata : Telah terjadi Tujuh Pernikahan antara para Nabi dan antara para Auliya’ pada hari Jum’at, yaitu:
    1. Pernikahan antara Adam as dengan Hawa,
    2. Pernikahan antara Yusuf as dengan Zulaikha,
    3. Pernikahan antara Musa as dengan Shafrawa,
    4. Pernikahan antara Sulaiman as dengan Balqis,
    5. Pernikahan antara Nabi Muhammad saw dengan Siti Khadijah,
    6. Pernikahan antara Nabi Muhammad saw dengan Siti Aisyah,
    7. Pernikahan antara Ali bin Abi Thalib dengan Fatimah.
  • Hari Sabtu adalah Hari makar/Tipu Daya, karena terdapat Tujuh Peristiwa makar dan tipu daya terhadap tujuh orang sholeh / kaum (Kaum Nabi Nuh as terhadap Nabi Nuh as, Kaum Nabi Sholeh as terhadap Nabi Sholeh as, beberapa saudara Nabi Yusuf as terhadap Nabi Yusuf as, Kaum Nabi Musa as terhadap Nabi Musa as, Kaum Nabi Isa as terhadap Nabi Isa as, Para pemuka (gembong-gembong) Quraisy terhadap Nabi Muhammad saw, dan Kaum Bani Israil terhadap Larangan Allah. Dan sebagian Ulama juga memaknai hari sabtu adalah hari baik untuk berburu.
Sumber Artikel Hari-Hari dalam Ajaran Islam: https://www.facebook.com/permalink.php?id=349876091767283&story_fbid=357896877631871

Artikel Terkait


Hari-Hari dalam Ajaran Islam
4/ 5
Oleh

Berlangganan

Suka dengan artikel di atas? Silakan berlangganan gratis via email