15 Mei 2014

6 Sikap Ayah Bunda kepada Putera-Puterinya

6 Sikap Ayah Bunda kepada Putera-Puterinya - Menyikapi kejadian kekerasan perbuatan taksenonoh yang banyak terjadi, ditambah lagi dengan kasus kekerasan antar anak, remaja yang saat ini terjadi di sekitar kita, maka perlu disikapi secara bijaksana oleh orang tua.


Ayah Bunda ingin memiliki buku pendidikan Islami Anak 
produksi dari Syaamil Books? 
Hubungi: 085721109590 atau 331E15DB (BBM) 

Inilah 6 Sikap Ayah Bunda dalam menghadapi permasalahan yang terjadi di masyarakat yang membahayakan putera dan puteri kita.

  1. Bekali anak dengan pemahaman pentingnya menjaga diri. Bahwa dirinya amat sangat berharga, tidak sembarang orang dapat menyentuhnya.
  2. Tekankan pada anak-anak, agar berhati-hati terhadap sentuhan dari orang lain.
    Terdapat perbedaan sentuhan dari orang lain terhadap diri kita:
    • Sentuhan dikatakan baik apabila orang lain menyentuh pada tubuh di atas bahu dan bawah lutut,
    • Sentuhan dikatakan membingungkan apabila seseorang menyentuh tubuh kita di bawah bahu sampai atas lutut,
    • Sentuhan bisa dikatakan buruk apabila orang tersebut menyentuh tubuh kita pada beberapa bagian yang ditutupi pakaian dalam.
    Ayah bunda dapat mengajari anak bagaimana harus bersikap bila menerima sentuhan buruk dan membingungkan. Meskipun sentuhan itu dari orang laki-laki terdekatnya, semisal; paman, kakek, tetangga, bahkan ayahnya sendiri.
  3. 6 Sikap Ayah Bunda kepada Putera-Puterinya

  4. Semaksimal mungkin hindari anak-anak dari alat komunikasi atau gadget, seperti; smartphone, tablet, ipad, tv, komputer. Sebaiknya ganti dengan permainan untuk kegiatan fisik, contohnya; bola, sepeda, bowling-bowlingan, dan atau buku-buku cerita atau pengetahuan (ensiklopedia), buku aktifitas. (BACA: Koleksi Buku Anak-anak dari Syaamil Books)
    Perlu diingat: Buku merupakan investasi berharga yang kita tanam untuk anak, dan atau mainan edukatif, umpamanya; puzzle, lego, balok, tangram, kartu-kartu dengan konten yang mendidik, dan lain-lain - sudah banyak dijual di toko buku.
  5. Berikan aturan "Etika Berpakaian". Aturan pada anak dalam berpakaian, di mana, kapan dan pada siapa diperbolehkan membuka pakaian dalam. Jangan pernah dibiasakan anak kita (usia balita) hanya memakai pakaian dalam saja saat di rumah, meski tengah bersama orangtua atau anggota keluarga. Mulai berikan pemahaman tentang aurat laki-laki adalah dari pusar sampai lutut, dan aurat perempuan semua, kecuali telapak tangan dan muka.
  6. Berikan ajaran Islam yang sesuai dengan pedoman di dalam alquran dan alhadits. Sejak usia 7 tahun sudah dipisah tidurnya anak laki-laki dan perempuan. Dan tidak boleh tidur dalam satu selimut. Bila masuk kamar orangtua (pada saat sebelum subuh, antara zuhur dan ashar, dan ba'da Isya) harus mengetuk pintu terlebih dahulu.
  7. Orangtua tidak membiasakan diri hanya memakai handuk saja saat keluar dari kamar sebab hal ini akan ditiru oleh putera dan puterinya. Aturan ini juga harus dibiasakan pada anak.
Sumber artikel 6 Sikap Ayah Bunda kepada Putera-Puterinya di atas: Seminar Psikolog Anak: Elly Risman

Artikel Terkait


6 Sikap Ayah Bunda kepada Putera-Puterinya
4/ 5
Oleh

Berlangganan

Suka dengan artikel di atas? Silakan berlangganan gratis via email