14 September 2013

Keutamaan Orang yang Berwakaf (Wakif) Alquran

Wakaf merupakan pengamalan yang pahalanya terus mengalir meskipun pewakaf sudah meninggal dunia; maka wakaf tergolong ke dalam amal jariyah atau amalan yang tidak putus pahalanya bagi orang yang beramal mewakafkan harta bendanya di jalan Allah Swt. Sebagaimana dijelaskan dalam dalil, Rasulullah SAW bersabda, "Apabila anak Adam (manusia) wafat, maka terputuslah semua (pahala) amal perbuatannya kecuali tiga macam perbuatan, yaitu sedekah jariah, ilmu yang berman­faat, dan anak saleh yang mendoakannya" (HR. Muslim).

» Untuk mengetahui lebih rinci tentan definisi wakaf, sila baca: Rukun dan Persyaratan Wakaf. »

Keutamaan Orang yang Berwakaf (Wakif) Alquran

Dalam sejarah Islam, perintis amalan wakaf adalah baginda Rasulullah Saw. Sebagaimana tertuang dalam hadits yang diriwayatkan oleh ‘Umar bin Syaibah daripada ‘Amr bin Sa’ad bin Mu’az, "Kami bertanya tentang Siapakah pewakaf yang paling pertama kali melakukannya? Orang-orang Anshar menjawab, 'wakafnya Rasulullah Saw.'" Pada saat itu (622 SM), Rasulullah apabila tiba di Madinah akan sudah mewakafkan masjid Quba' atas dasar ketaqwaan kepada Allah Swt. Dan wakaf untuk kedua kalinya, Rasulullah mewakafkan masjid Nabawi.

Wakaf Menjadi Bagian dari 7 (tujuh) Amalan Jariyah

Rasulullah SAW bersabda, "Sesungguhnya di antara amal saleh yang mendatangkan pahala setelah orang yang mengamalkannya meninggal dunia, yaitu; ilmu yang disebar­luaskan olehnya, anak saleh yang ditinggalkannya, mushaf (alquran) yang diwariskannya, masjid yang dibangunnya, rumah yang didirikan dengan tujuan dijadikan sebagai tempat bermalam (penginapan) orang yang sedang dalam perjalanan (ibn sabil), sungai yang dialirkan guna kepentingan orang banyak, dan harta yang disedekahkannya” (HR. Ibnu Majah).

Uraian 7 (tujuh) Amal Jariyah sesuai dalil tersebut di atas.
  1. Menyebarluaskan ilmu pengetahuan yang bermanfaat - Baik pendidikan formal maupun nonformal, semisal diskusi, ceramah, dakwah, termasuk amalan berupa tulisan buku yang berguna dan mempublikasikannya,
  2. Mendidik anak hingga menjadi anak yang saleh/salehah - Anak yang saleh dan salehah akan senantiasa beramal kebajikan di dunia. Dalam hadis dijelaskan; kebaikan yang dilakukan oleh anak saleh pahalanya terus mengalir hingga sampai kepada orang tua yang mendidiknya meskipun keduanya telah wafat dengan tanpa mengurangi bobot pahala yang diterima oleh orang yang beramal (anak),
  3. Mewariskan mushaf (alquran dan buku agama) kepada orang-orang yang dapat memanfaatkannya untuk kebaikan diri dan masyarakatnya,
  4. Membangun masjid - Sesuai dengan sabda Nabi SAW, ”Barang siapa yang membangun sebuah masjid karena Allah walau sekecil apa pun di dunia, maka Allah akan membangun untuknya sebuah rumah di surga” (HR. al-Bukhari dan Muslim).
    Keutamaannya; orang yang membangun masjid akan menerima pahala setara dengan pahala orang yang beribadah di mas­jid tersebut,
  5. Membangun rumah atau pondokan bagi orang-orang yang bepergian untuk kebaikan - Setiap orang yang memanfaatkannya, baik untuk sekadar transit atau untuk megninap serta kegunaan lain selama bukan untuk maksiat, amaka pahalanya akan terus mengalir kepada orang yang membangunnya,
  6. Mengalirkan air secara baik dan bersih ke tampat-tempat orang yang membutuhkannya atau menggali sumur di tempat yang sering dilalui atau didiami orang banyak - Setelah orang yang menditribusikan air tersebut wafat sementara air masih tetap mengalir dan terpelihara dari kecemaran bahkan dimanfaatkan orang yang hidup maka orang yang memiliki sumber air tersebut terus-menerus mendapatkan pahala. Semakin banyak orang yang memanfaat­kannya semakin banyak ia menerima pahala di akhirat. Rasulullah SAW bersabda, "Barang siapa membangun sebuah sumur lalu diminum oleh jin atau burung yang kehausan, maka Allah akan mem­berinya pahala kelak di hari kiamat.” (HR. Ibnu Khuzaimah dan Ibnu Majah),
  7. Menyedekahkan sebagian harta - Orang yang beramal dengan menyedekahkan sebagian hartanya dengan penuh keokhlasan maka akan memperoleh pahala yang berlipat ganda.

Hikmah Wakaf

  • Sebagai pembuka jalan beribadah kepada Allah Swt.,
  • Mengajak muslim yang lain untuk berlomba-lomba di dalam kebaikan (fastabikul khayrat),
  • Memberikan pahala yang mengalir terus-menerus meskipun orang yang beramal saleh tersebut telah wafat,
  • Demi kebaikan Islam,
  • Membantu mengurangi beban susah fakir miskin serta anak yatim.
Melalui tulisan ini, kami bermaksud mengajak semua pembaca untuk berwakaf quran. Bagi Anda yang tergerak hatinya, bisa mengirimkan pesan via SMS ke nomor: 087825656562 atau email ke: risyadsamawa[at]gmail[dot]com, dengan subjek: wakaf quran.

Adapun Alquran yang bisa dipilih oleh wakif adalah produk Syaamil Quran, untuk lebih jelasnya, silakan kunjungi tautan-nya, DI SINI :)

Artikel Terkait


Keutamaan Orang yang Berwakaf (Wakif) Alquran
4/ 5
Oleh

Berlangganan

Suka dengan artikel di atas? Silakan berlangganan gratis via email