03 September 2013

Karakteristik Ideal Seorang Ustadz

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas; Ustadz (Arab: الأستاذ al-`Ustādz, transliterasi 'Ustad' atau 'Ustaz') merupakan kata bahasa Indonesia yang bermakna pendidik. Kata ini diserap dari Bahasa Arab dari kata, pelafalan dan makna yang sama yaitu guru atau pengajar. Dalam bahasa Indonesia, kata ini lebih merujuk kepada guru, pengajar atau orang yang dihormati dalam bidang Agama Islam.


Karakteristik Ideal Seorang Ustadz -Berbicara tentang ustadz hari ini pemberitaan diramaikan dengan hal-hal miring tentang prilaku seorang sosok di masyarakat yang berpredikat ustadz. Sehingga kabar taksedap tersebut mengganggu kesempurnaan dari sosok ustadz. Ustadz dikatakan sempurna bila memiliki karakteristik yang ideal di mata publik atau masyarakat. Apabila seorang ustadz bisa menjalankan dengan baik atau berkarakter dengan ideal, otomati yang akan merasa respect atau senang taksaja masyarakat muslim secara spesifik; bahkan masyarakat umum atau golongan lainpun akan turut simpatik.

Karakteristik Ideal Seorang Ustadz
Apa saja hal-hal yang terkandung dalam karakteristik  ustadz yang ideal tersebut? Dari sebuah makalah tentang cara berperilaku sesuai tuntunan Alquran dan Alhadits, berikut beberapa poin penting tentang karakteristik seorang ustadz yang ideal.
  1. Semangat - Seorang ustadz idealnya memiliki karakteristik semangat. Penyemangat merupakan modal dasar bagi seseorang dalam beraktifitas, termasuk seorang penyampai ilmu alias ustadz. Ketika seorang memiliki ilmu mumpuni yang terkandung di dalam Alquran serta Alhadits, dia berkewajiban untuk menyampaikanya kembali, sesuai dengan sabda Rasulullah Saw, "Sampaikanlah (ilmu) dariku walaupun satu ayat (sedikit)." Sedikit saja nabi sudah mengingatkan umatnya, apalagi memiliki banyak ilmu (agama). Sepantasnya disampaikan dengan penuh semangat tanpa pernah patah arang.
  2. Rajin beribadah dan Khusyu' mengerjakannya - Seorang ustadz merupakan teladan bagi muridnya, sehingga apabila seorang ustadz sudah malas dalam beribadah, apa kata dunia?! Hehehe ... Artinya, sebagai konsekuensi seorang ustadz selalu berusaha melakukan aktifitas ibadah baik wajib serta sunah dengan porsi lebih banyak dari muridnya. Apabila seorang ustadz tidak sesuai dengan isi ceramahnya, maka dirinya akan tidak berharga dan kelak di hadapan Allah akan menanggung siksa. Maka, sepatutnya seorang ustadz bisa beribadah dengan rajin dan khusyu'.
  3. Zuhud - Seorang ustadz senantiasa zuhud dalam urusan dunia. Artinya, seorang ustadz akan selalu meninggalkan segala urusan dunia karena menganggap urusan akherat di atas segalanya. Lebih mencintai yang kekal dibanding yang fana, lebih mementingkan urusan orang banyak dibandingkan dengan urusan pribadinya. Intinya, ustadz zuhud senantiasa merindukan bertemu dengan Allah Swt dan surga-Nya.
  4. Jauh dari perbuatan maksiat - Ustadz yang baik adalah dia berusaha menjauhi perbuatan yang menjurus kepada kemaksiatan. Karena orang yang berilmu (ulama') senantiasa takut kepada Allah Swt, termasuk dalam  menjauhi maksiat. Dalam Alquran Fathir ayat 28 disebutkan, "Sesungguhnya yang takut kepada Allah dari hamba Allah adalah Ulama' ...". Itulah bukti yang paling nyata dari seorang ustadz yang berkarakter zuhud; dirinya akan berhati-hati di setiap langka kakinya, begitu pula di dalam bertindak, dalam berbicara juga selalu berhati-hati.
  5. Akhlakul karimah - Seorang ustadz yang selalu menyampaikan ilmu agama, wajib memiliki budi pekerti (moral) yang luhur dan amanah. Dirinya akan selalu jujur, santun, serta lemah lembut. Dalam sebuah hadits riwayat Ibnu Haban dijelaskan, "Kemuliaan seorang mukmin adalah agamanya, dan keperwiraannya adalah akalnya dan kebanggaannya adalah bukti pekerti." Yang menjadi standar acuan akhlak yang mulia atau akhlakul karimah adalah sosok Rasulullah Saw. Dengan memiliki akhlakul karimah, Rasulullah memperoleh kebahagiaan,semisal; didengar ucapannya, ditiru perilakunya, dan dikagumi sifat serta karakternya. Sampai-sampai musuhpun simpatik dengan mengakui keluhuran pribadi Rasulullah. Apabila seorang ustadz telah memiliki karakteristik dengan berakhlak yang mulia seperti tersebut di atas, maka Allah akan meridhai hidupnya maka ustadz tersebut akan menjalani hidup dengan penuh pertolongan, kemuliaan, dan keberkahan.
  6. Sabar- Ustadz sebaiknya memiliki sifat yang sabar dan tahan uji tatkala ditimpa cobaan. Semenjak zaman Rasulullah Saw, seorang penyampai ilmu atau ustadz takkan pernah lepad dari cobaan. Untuk itu, ustadz harus siap dan memiliki sifat yang sabar. Di dalam hadits At-Tirmidzi disebutkan, "Sesungguhnya besarnya pahala itu tergantung besarnya cobaan dan sesungguhnya ketika Allah mencintai suatu kaum, maka Allah memberikan cobaan. Untuk itulah, barang siapa yang ridha, maka baginya ridha dari Allah, (sebaliknya) barang siapa marah (tidak ridha), maka bagi dirinya murka Allah."
  7. Rapih - Apabila seorang ustadz selalu membiasakan untuk tampil rapih maka dirinya akan memiliki banyak manfaat. Hal-hal yang meliputi kerapihan, antara lain; cara berpakaian, potongan rambut, tingkah dan gaya berbicara di depan publik. Pepatah Jawa mengatakan, Ajining diri dumunung ig ati, ajining raga soka busana, artinya; Nilai pribadi seseorang ditentukan oleh ucapan atau kata-katanya, sedangkan nilai penampilannya diukur dari busana yang dikenakan. Perlu diperhatikan bagi setiap ustadz; tampil elegan, alami, tidak dibuat-buat, tidak over-acting sehingga membuat audiens membosankan. Apabila ustadz berpenampilan terlalu over, dan tingkahnya tidak mencerminkan ustadz yang rapih, maka tunggulah kehancuran (hilangnya simpati dan antusias audiens).
  8. Memiliki itikad yang baik - Para ustadz sepantasnya memiliki pola pikir untuk kebaikan yang jauh ke depan. Berpikir jauh ke depan itu maksudnya, selalu memikirkan perkembangan Islam yang semakin tenang, tenteram, serta penuh kedamaian.
  9. Ikhlas dalam syiar Islam - Dalam menjalani kehidupan yang sarat materialistis, seorang ustadz supaya benar-benar bisa mempertahankan kehidupannya. Jangan sampai terpengaruh dengan duniawi yang menyilaukan orang lain.
  10. Itulah beberapa poin penting yang erat kaitannya dengan, Karakteristik Seorang Ustadz yang Ideal - Semoga artikel di atas bisa mengena di hati kita semua, Alhamdulillah ...
Terakhir, kesempurnaan memang bukan milik manusia. Paling tidak, manusia selalu berusaha dalam berbuat baik... Harus konsisten menjalankan komitmen dan tetap yakin dengan kapasitas pribadinya ..

Itulah sekilas tentang, Karakteristik Ideal Seorang Ustadz. Mudah-mudahan kita bisa tetap menjalani sebagai penyampai agama dengan penuh keikhlasan dan semangat - Amin  :)

Artikel Terkait


Karakteristik Ideal Seorang Ustadz
4/ 5
Oleh

Berlangganan

Suka dengan artikel di atas? Silakan berlangganan gratis via email