08 Juni 2013

3 Golongan Bentuk Ibadah Menurut ‘Alī bin Abī Thālib

‘Alī bin Abī Thālib dalam bahasa Arab, namanya ditulis menjadi: علي بن أﺑﻲ طالب, sedangkan dalam bahasa Persia, namanya ditulis menjadi: علی پسر ابو طالب. Beliau dilahir pada 13 Rajab 23 Pra Hijriah/599, dan wafat pada 21 Ramadhan 40 Hijriah/661.

‘Alī bin Abī Thālib merupakan keluarga dari Nabi Muhammad serta salah seorang pemeluk Islam pertama. Ia seorang Khalifah terakhir dari Khulafaur Rasyidin yang juga sepupu dari Muhammad, setelah menikah dengan Fatimah az-Zahra, ‘Alī bin Abī Thālib menjadi menantu Nabi Muhammad Saw.

Dalam suatu kesempatan, ‘Alī bin Abī Thālib pernah menasehati Muslim kala itu tentang, "3 Golongan Bentuk Ibadah". Menurutnya, Ibadah kaum Muslim terbagi menjadi tiga golongan, antara lain.
1) Ibadah At-Tujjar, ibadahnya para pedagang - Maksudnya, ibadah seperti ini bentuk ibadah yang mengharapkan imbalan surga dari Allah. Golongan pertama ini melakukan amal shaleh atau ibadah semata-mata hanya tergiur oleh pahala yang besar di sisi Allah berupa Surga.

2) Ibadah Al-'abid - Pada golongan yang kedua ini, muslim melakukan ibadah kepada Allah karena takut akan siksa-Nya. Sebagaimana seorang budak yang takut kepada tuannya bila tidak patuh dengan perintah. Maka golongan ini disebut dengan ibadahnya seorang budak.

3) Ibadah Al-'arifin -  Golongan ketiga adalah golongan muslim yang beribadah kepada Allah didasari atas rasa syukur kepada-Nya. Amal shaleh dengan dasar niat seperti tersebut terbilang cukup bijaksana, karena itulah golongan ketiga ini disebut dengan ibadah orang-orang yang bijak atau arif.

Over all, ketiga golongan di atas tergolong ke dalam ibadah yang ikhlas; yang membedakan hanyalah tingkat kualitasnya saja. Demikian sekilas tentang, "3 Golongan Bentuk Ibadah Menurut ‘Alī bin Abī Thālib". Semoga bermanfaat ...  

Artikel Terkait


3 Golongan Bentuk Ibadah Menurut ‘Alī bin Abī Thālib
4/ 5
Oleh

Berlangganan

Suka dengan artikel di atas? Silakan berlangganan gratis via email