Perlu bantuan tulisan untuk promosi event atau produk?
Hubungi kami via:
email: risyadsamawa[at]gmail.com
0857.2110.9590 (WhatsApp)
0896.5141.5992 (SMS) atau 753F7460 (BBM)

16 Desember 2014

Wanita Inggris Banyak Memeluk Islam

"Sesungguhnya engkau (muhammad) tidak akan dapat memberi hidayah (petunjuk) kepada yang kamu kasihi, tetapi Allah memberi hidayah kepada orang yang Dia kehendaki, dan Allah lebih mengetahui orang-orang yang mau menerima petunjuk." (QS. Al Qashash/28: 56).
Setiap tahun, rata-rata 5 ribu orang Inggris memeluk Islam. Namun, yang mengeherankan masyarakat setempat memotret Islam sebagai terorisme dan ekstremisme.

Adalah Catherine Haseltine berusia 31 tahun, mengetahui betul apa yang akan dihadapinya saat memutuskan untuk meninggalkan agamanya lalu memeluk Islam. Menurutnya, tidak semua orang di sekitarnya percaya akan keputusannya tersebut.

Wanita Inggris Banyak Memeluk Islam
Catherine Haseltine, 31 tahun

Catherine termasuk wanita yang berpengaruh di Inggris, seperti halnya Laurent Booth yang notabene adik ipar dari Tony Blair. Saat ini Catherine adalah kepala organisasi muslim Inggris, the Muslim Public Affairs Committee.

"Ada perasaan bahwa sesuatu menjadi lebih buruk dibandingkan seorang muslim adalah seorang mualaf karena mereka dianggap sebagai seseorang yang berseberangan, secara umum saya berpikir menjadi mualaf justru semakin meningkatkan rasa ingin tahu daripada mencari permusuhan."

Catherine Haseltine hanya satu dari kebanyakan wanita di Inggris yang memutuskan menjadi muslimah. Dalam 10 tahun terakhir, jumlah populasi pemeluk Islam di Inggris meningkat menjadi dua kali lipat. Melansir sebuah lembaga tink tank di Inggris, menyebutkan bahwa warga Inggris yang memutuskan menjadi mualaf hampir 5 ribu orang per tahun.

Lembaga survey Faith Matters mengumumkan hasil jajak pendapat yang sudah dilakukannya. Di Inggris Raya, 1.400 orang memeluk Islam di kota London. Menurut hasil survey juga disebutkan bahwa setiap tahunnya ada 5.200 orang yang memeluk Islam. Angka yang layak juga untuk dibandingkan dengan perkembangan agama Islam di Perancis dan Jerman.

Tidak Ada Kaitannya dengan Terorisme dan Ektremisme

Sebagai hasil dari survey pula, sebagaimana media melaporkan berupa potret dan catatan bahwa lebih dari 62% berita dan artikel yang menyangkut warga yang beralih memeluk Islam senantiasa dikaitkan dengan terorisme dan ektremisme. Namun, faktanya masyarakat Inggris yang memeluk Islam hanya dengan niat ingin diterima dalam lingkungan Islam berlabel terorisme itu sedikit dibandingkan dengan mereka yang berniat memeluk Islam dengan penuh keyakinan diri. Bahkan mereka siap menghentikan kebiasaan yang bertentangan dengan ajaran Islam, termasuk resiko yang akan dihadapi berupa tantangan kehilangan keluarga dan kolega, memulai adaptasi dengan hal-hal baru.

Jadi saat ini dengan sekitar 2,7 juta warga muslim yang bermukim di Inggris jumlahnya terus meningkat secara siginfikan dari kalangan wanita, semisal Catherine Haseltine dan masih banyak wanita Inggris lainnya ... [] Sumber: Jalan Hidayah, rubrik Inilah Koran (16/12)   
Read more ...

02 Desember 2014

Fadhilah Alquran: Sebagai Petunjuk

Cahaya yang akan menerangi perjalanan hidup seorang hamba dan menuntunnya menuju keselamatan adalah cahaya Alquran dan cahaya iman. Keduanya dipadukan oleh Allah Swt. di dalam firman-Nya, yang artinya, "Dahulu kamu (Muhammad) tidak mengetahui apa itu alkitab dan apa pula iman, akan tetapi kemudian kami hal itu sebagai cahaya yang dengannya Kami akan memberikan petunjuk siapa saja di antara hamba-hamba Kami yang Kami kehendaki." (QS. Asy-Syura:52)

Ibnu Qayyim ra berkata, "... Dan sesungguhnya hal itu, yaitu Alquran dan Iman merupakan sumber segala kebaikan di dunia dan di akherat. Ilmu tentang keduanya adalah ilmu yang paling agung dan paling utama. Bahkan pada akekatnya tidak ada ilmu yang bermanfaat bagi pemiliknya, selain ilmu tentang keduanya," (Al'ilmu, fadhluhu wa syarafuhu - hal. 38).

Allah Swt., berfirman, yang artinya, "Wahai umat manusia, sungguh telah datang kepada kalian keterangan yang jelas dari Rabb kalian, dan Kami turunkan kepada kalian cahaya yang terang-benderang." (QS. An-Nisaa': 174) 

Allah Swt., berfirman, yang artinya, "Ali Lam Mim. Inilah kitab yang tidak ada keraguan padanya. Petunjuk bagi orang-orang yang bertaqwa." (QS. Al-Baqarah: 1-2)

Fadhilah Alquran: Sebagai Petunjuk

Allah Swt., berfirman, yang artinya, "Ali Lam Mim. Inilah kitab yang tidak ada keraguan padanya. Petunjuk bagi orang-orang yang bertaqwa." (QS. Al-Baqarah: 1-2)

Allah Swt. juga berfirman, yang artinya, "Sesungguhnya Alqurn ini menunjukkan kepada urusan yang lurus dan memberikan kabar gembira bagi orang-orang yang beriman yang mengerjakan amal salih bahwasannya mereka akan mendapatkan pahala yang sangat besar." (QS. Al-Israa': 9)

Oleh sebab itulah merenungkan ayat-ayat Alquran merupakan pintu gerbang hidayah bagi kaum yang beriman. Allah Swt. juga berfirman, yang artinya, "Ini adalah sebuah kitab yang Kami turunkan kepadamu penuh dengan berkah, agar mereka merenungi ayat-ayatnya dan supaya mendapat pelajaran orang-orang yang mempunyai pikiran." (QS. Shaad: 29)

Allah Swt. juga berfirman, yang artinya, "Apakah mereka tidak merenungi Alquran, ataukah pada hati mereka itu ada gembok-gemboknya?" (QS. Muhammad: 24)

Allah Swt. juga berfirman, yang artinya, "Apakah mereka tidak merenungi Alquran, seandainya ia datang bukan dari sisi Allah pastilah mereka akan menemukan di dalamnya banyak sekali perselisihan." (QS. An-Nisaa': 82)

Ibnu Abbas ra berkata, "Allah memberikan jaminan kepada siapa saja yang membaca Alquran dan mengamalkan ajaran yang terkandung di dalamnya, bahwa dia tidak akan tersesat di dunia dan tidak akan celaka di akherat." Kemudian Ibnu Abbas ra membaca ayat di atas (An-Nisaa': 82), seperti termaktub dalam Syarh al-Manzhumah al-Mimiyah karya Syaikh Abdurrazzaq bin Abdul Muhsin al-Badr, hal. 49).

Syaikh Abdurrazzaq bin Abdul Muhsin al-Badr menerangkan, bahwa maksud dari mengikuti petunjuk Allah ialah; membenarkan berita yang datang dari-Nya, tidak menentangnya dengan segala bentuk syubhat/kerancuan pemahaman, mematuhi perintah, dan tidak melawan perintah itu dengan memperturutkan kemauan hawa nafsu.

----
Sumber: rubrik Tadarusan, Inilah Koran (2/12)   
Read more ...

07 November 2014

3 (Tiga) Hal Menutup Jalan Kebaikan

3 (tiga) Kata yang harus kita hindari untuk diucapkan karena akan menutup beberapa jalan menuju kebaikan. Maka supaya berhati-hati ...  Inilah 3 (Tiga) Hal Menutup Jalan Kebaikan ...

3 (Tiga) Hal Menutup Jalan Kebaikan

1. Saya Tidak Bisa (I Can't)

Ketika kita berkata "Saya Tidak Bϊsa", maka pintu pikiran kita tertutup untuk mencari solusi & berusaha atau mencoba sesuatu. Sebaliknya jika kita berkata "Saya Bisa", perkataan ini akan membuat otak kita bekerja mencari jalan dari setiap hal yang dihadapi. Karena الله jelas-jelas menjamin, selalu terdapat kemudahan di balik setiap kesulitan.

2. Tidak Mungkin (Impossible)
Jika kita sering berkata "Tidak Mungkin" berarti kita akan menutup berbagai pintu keajaiban. Dengan sikap seperti ini kita akan sulit meraih sesuatu yang hebat. Karena hampir segala sesuatu yang dinikmati hari ini adalah sesuatu yang mustahil pada hari kemarin. Selalu ada mu'jizat setiap hari, bagi kita yang percaya pada Kuasa الله. Bukankah الله pun menjamin, bahwa الله bisa saja memberikan segala sesuatu dari arah yang tidak kita sangka?

3. Saya Sudah Tahu (I Know)
Setiap kali kita mengucapkan bahwa "Saya Sudah Tahu", sebenarnya kita sedang menutup pintu pembelajaran. Sehingga kita tidak lagi berusaha untuk mempelajari hal-hal baru. Padahal dalam kehidupan selalu akan ada hal baru yang dapat kita pelajari. Bukankah menuntut ilmu itu terus dilakukan sampai di tepian liang lahat?

"Barangsiapa yang bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar. Dan memberinya rezki dari arah yang tiada disangka-sangkanya. Barangsiapa bertakwa kepada Allah niscaya Allah menjadikan baginya kemudahan dalam urusannya." (QS Ath-Thalaq 4)

Semoga kita termasuk dalam golongan orang-orang yang selalu pandai bersyukur, takletih belajar, selalu berbaik sangka atas semua kehendak-Nya dan cermat memetik hikmah dari setiap kejadian.

سُبْحَانَ اللّهُ

- Sumber: kiriman Whatsapp teh Intan Ratnagalih -
Read more ...

01 November 2014

Mukjizat Nabi Daud

Artikel sebelumnya pernah dijelaskan tentang puasa Nabi Daud (Baca: "Keutamaan nabi Daud Menurut Hadits"), kini masih tentang Nabi Daud yang memiliki kemukjizatan seperti halnya nabi-nabi yang lain. Bagaimana kisahnya? Ikuti selengkapnya ....

Nabi Daud sangat termashyur sebagai nabi yang memiliki suara yang merdu sekali dan tidak ada yang bisa menandinginya. Inilah karunia dan rahmat Allah atasnya. Apabila Nabi Daud bernyanyi melagukan kitab Zabur yang berisikan petunjuk dan tuntunan dari Allah SWT, maka orang-orang yang sakit menjadi sembuh. Jin dan Manusia serta burung-burung berkumpul di dekatnya untuk mendengarkan nyanyian itu, serta angin pun menjadi tenang, gunung, burung-burung ikut bertasbih memuji kebesaran Allah.

Mukjizat Nabi Daud

Ketika ia memegang besi, maka besi itu menjadi lunak, seperti kertas, dan dapat dijadikan bermacam-macam keperluan hidup tanpa harus dibakar terlebih dahulu dengan api dan tidak perlu di tempa seperti kebiasaan orang pande besi (As-Saba: 10-11).

Mukjizat Nabi Daud

Kisah Nabi Daud AS, Tentang Shalat dan Puasa Nabi Daud - Nabi Daud adalah salah seorang Nabi Allah yang amalan salat dan puasanya sangat disukai Allah, sehingga karena kehebatannya inilah Nabi Muhammad memberitahukannya kepada para sahabat.

Abdullah bin Amr meriwayatkan, “Rasulullah bertanya kepadaku, “saya mendengar kabar bahwa anda selalu berjaga di waktu malam (beribadah) dan berpuasa di siang hari.”

“Benar, ya Rasulullah,” jawab saya. Nabi bersabda, berpuasalah dan berbukalah, salatlah dan tidurlah! Karena tubuhmu mempunyai hak terhadapmu, dan tamumu juga mempunyai hak terhadapmu. Cukuplah bagimu berpuasa sebanyak tiga hari pada tiap bulan.”

Abdullah berkomentar, ”Saya bertahan.” Nabi pun bersikeras pula. “Akhirnya saya memberikan alasan: Ya Rasulullah, saya kuat melakukannya. “Kalau begitu, berpuasalah tiga hari setiap minggu,” ujar Nabi.

Abdullah berkomentar lagi, “Saya tetap bertahan.” Tapi Nabi bersikeras pula. Saya berdalih, “Ya Rasulullah, saya masih sanggup.”

“Kalau begitu, berpuasalah seperti puasa Nabi Daud, dan jangan melebihi lagi!” sabda Rasulullah memperingatkan dengan keras.

“Ya Rasulullah, bagaimana puasa Nabi Daud itu,” tanya saya.

“Beliau sehari berpuasa, sehari tidak,” sabda Nabi.” (HR Ahmad dan lain-lain).

Dalam redaksi lain, Abdullah bin Amr meriwayatkan, “Rasulullah bersabda, “Puasa yang lebih di sukai oleh Allah ialah puasa Daud, dan salat yang paling disukai Allah, ialah salat Daud. Beliau tidur seperdua malam, bangun sepertiganya, lalu tidur seperenamnya. Beliau berpuasa satu hari, lalu berbuka satu hari.” (HR Bukhari Muslim).

Al-Qur’an melukiskan kepribadian Nabi Daud cukup lengkap. “Bersabarlah atas apa yang mereka katakan, dan ingatlah hamba kami, Daud yang mempunyai kekuatan (Al-Ayad), sesungguhnya dia amat taat.

“Sesungguhnya kami menundukkan gunung-gunung untuk bertasbih bersama dia diwaktu petang dan pagi, dan burung-burung dalam keadaan terkumpul. Masing-masing amat taat kepada Allah.

Dan kami kuatkan kerajaannya dan kami berikan kepadanya hikmah dan kebijaksanaan dalam menyelesaikan perselisihan.

Dan adakah sampai kepadamu berita orang-orang yang berperkara ketika mereka memanjat pagar?

Ketika mereka masuk menemui Daud, ia terkejut karena kedatangan mereka. Mereka berkata, “Jangan kamu merasa takut, kami adalah dua orang yang berperkara yang salah seorang dari kami berbuat zalim kepada yang lain, maka berilah keputusan antara kami dengan adil, dan janganlah kamu menyimpang dari kebenaran dan tunjukilah kami jalan yang lurus. Sesungguhnya saudaraku ini mempunyai sembilan puluh sembilan ekor kambing betina, dan aku mempunyai seekor saja,” maka dia berkata, “Serahkanlah kambingmu itu kepadaku dan dia mengalahkan aku dalam perdebatan.”

Daud berkata, “Sesungguhnya dia telah berbuat zalim kepadamu dengan meminta kambingmu itu untuk ditambahkaan kepada kambingnya. Dan sesungguhnya kebanyakan dari orang-orang yang berserikat itu sebagian mereka berbuat zalim kepada sebagian yang lain, kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh, dan amatlah sedikit mereka ini,” dan Daud mengetahui, bahwa kami mengujinya, maka ia minta ampun kepada tuhannya lalu menyungkur sujud dan bertobat.

Maka kami hapuskan kesalahan itu, dan sesungguhnya dia mempunyai kedudukan dekat di sisi kami dan tempat kembali yang baik.

“Hai Daud, sesungguhnya kami menjadikan kamu khalifah di muka bumi, maka berilah keputusan diantara manusia dengan adil, dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu, karena ia akan menyesatkan kamu dari jalan Allah. Sesungguhnya orang-orang yang sesat di jalan Allah, akan mendapat azab yang berat, karena mereka melupakan hari perhitungan.

Dan kami tidak menciptakan langit dan bumi serta apa yang ada diantara keduanya tanpa hikmah, yang demikian adalah anggapan orang-orang kafir, maka celakalah orang-orang kafir itu, karena mereka akan masuk neraka.

Pantaskah kami menganggap orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh sama dengan orang-orang yang membuat kerusakan di muka bumi? Patutkah kami menganggap orang-orang yang bertakwa sama denga orang-orang yang berbuat maksiat?” (QS Shad: 17-28).

Ibnu Abbas dan Mujahid mengatakan, kata “Al-Ayad” berarti kekuatan dalam ketaatan, maksudnya adalah kekuatan dalam beribadah dan beramal salih. Sedang Qatadah mengemukakan, Nabi Daud diberi kekuatan beribadah dan diberi taufik dalam memegang keyakinannya, sebagaimana telah disebutkan, Daud senantiasa melakukan “Qiyamul Lail” (salat Tahajud) dan mengerjakan puasa Dahr (puasa sepanjang tahun, sehari puasa, sehari tidak).

Selain tekun beribadah, salat dan puasa, Nabi Daud juga diberi kitab Zabur. Di dalam Al-Qur’an disebutkan, “Dan kami berikan Zabur kepada Daud.” (QS An-Nisa: 163).

Zabur adalah kitab yang sudah populer sebelum Al-Qur’an diturunkan. Menurut hadis yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad, kitab Zabur itu diturunkan pada bulan Ramadhan, di dalamnya terdapat berbagai macam nasehat, hikmah dan pelajaran.

Ketika Nabi Daud membaca kitab Zabur, suaranya begitu indah, maka burung-burung berhenti di udara seraya ikut bertasbih, demikian juga dengan gunung-gunung yang senantiasa bertasbih bersama-sama dengan Daud pada pagi hari dan petang.

Abdurrazak menceritakan, dari Ibnu Juraij, “Aku pernah bertanya kepada Atha’ tentang membaca Al-Qur’an dengan menggunakan lagu, maka dia pun menjawab, “Apakah memang ada larangan untuk itu? Aku pernah mendengar Ubaid bin Umar berkata: dulu Daud AS pernah mengambil rebana dan menabuhnya lalu membaca kitab Zabur.”

Imam Ahmad meriwayatkan, dari Abdurrazak, dari Mu’ammar, dari Al-Zuhri, dari Urwah, dari Aisyah, Rasulullah pernah mendengar suara Abu Musa Al-Asy’ari sedang beliau tengah membaca Al-Qur’an, maka beliau bersabda, “Sesungguhnya Abu Musa telah di karuniai bagian dari seruling keluarga Daud.”

Kemampuan Nabi Daud berpuasa, ternyata menurun kepada anaknya, Nabi Sulaiman. menurut Ibn Abbas, Nabi Sulaiman berpuasa tiga hari pada awal bulan, tiga hari pada pertengahan bulan dan tiga hari pada akhir bulan. jadi beliau mengawali bulan dengan puasa, menjalani pertengahannya dengan puasa, dan menutupnya dengan puasa pula.

Sebetulnya hampir setiap Nabi memiliki tradisi berpuasa, seperti disebutkan di dalam Al-Qur’an surah Al-Baqarah ayat 183, “Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu (umat Muhammad) berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu, agar bertakwa.”

---
Sumber: https://www.facebook.com/nabiAllah.2/posts/577372658979732
Read more ...

13 Oktober 2014

Penanggungjawab dan Kriteria Hewan untuk Aqiqah

Aqiqah merupakan wasilah untuk taqorrub kepada Alloh SWT khususnya bagi si anak yang baru lahir ke dunia. Pada sebuah forum tanya jawab syariah Islam dalam jaringan (online), pak Adi bertanya sebagaimana berikut ini.
Assalamu`alaikum Warahmatullahi Wabaraktuh, langsung saja ke permasalahan. Saya punya dua anak, no 1 wanita (12 th), no.2 laki-laki (2 th 6 bulan ), semuanya belum saya aqiqah karena keterbatasan dana. Yang jadi pertanyaannya, aqiqah itu wajib atau sunah? Dan bagaimana pelaksanaan aqiqah yang benar sesuai dengan Syariah Islam? Apakah harus menggunakan kambing untuk pelaksanaan aqiqah?"

Jawaban:

Assalamu `alaikum Wr. Wb. Al-Hamdulillahi Rabbil `Alamin, Washshalatu Wassalamu `Alaa
Sayyidil Mursalin, Wa `Alaa `Aalihi Waashabihi Ajma`in, Wa Ba`d

Hukum aqiqah menurut jumhurul ulama adalah sunnah mu’akkadah. Oleh sebab itu disunahkan kepada yang mampu untuk melaksanakannya pada hari ke tujuh, empat belas, dua satu dari kelahiran atau di waktu kapan saja, tetapi yang lebih utama dilakukan pada hari ketujuh dari kelahiran. Dasarnya adalah sabda Rasulullah SAW, “Setiap yang dilahirkan tergadai dengan aqiqahnya yang disembelih pada hari ketujuh dari kelahirannya dan dicukur rambutnya serta diberi nama.” (HR. Ahmad dan Ashabus Sunan) 

Penanggungjawab dan Kriteria Hewan untuk Aqiqah
Penanggungjawab dan Kriteria Hewan untuk Aqiqah
“Aqiqah tersebut disembelih pada hari ke-7 (tujuh) atau ke-14 (empat belas) atau ke-21 (dua puluh satu).” (HR Thobrony-hadis ini adalah dhoif karena ada rowi Ismail bin Muslim)

Namun demikian Imam Malik dalam At-Tamhid menyatakan bahwa, “Tidak dilaksanakan aqiqah bagi mereka yang sudah dewasa dan tidak dilaksanakan aqiqah bagi bayi yang dilahirkan kecuali pada hari ke tujuh dan jika melebihi hari ketujuh maka tidak perlu dilaksanakan aqiqah.” (At-Tamhid 4/312)

Pelaksanaan Aqiqah tanggung jawab siapa?

Pelaksanaan aqiqah menjadi tanggung jawab orang tua. Oleh karena itu para ulama berbeda pendapat tentang disunnahkan atau tidaknya pelaksanaan aqiqah oleh diri sendiri bagi mereka yang belum sempat diaqiqahi oleh orang tuanya.

Perhatikan beberapa riwayat di bawah ini.
Ibnu Qudamah dalam Al-Mughny menyatakan: “Jika seseorang belum diaqiqahi, kemudian tumbuh dewasa dan mencari nafqah sendiri maka tidak ada aqiqah baginya.”

Imam Ahmad ketika ditanya tentang aqiqiah untuk diri sendiri, beliau menjawa: “Aqiqah itu kewajiban orang tua dan tidak dibolehkan mengaqiqahi diri sendiri karena sunnahnya dilakukan oleh orang lain.”

Atho` dan Al-Hasan berpendapat bahwasanya sesorang boleh mengaqiqahi dirinya sendiri karena dia tergadai dengannya oleh sebab itu ia boleh melakukan aqiqah untuk membebaskan dirinya.

Imam Al-Baihaqy meriwayatkan dari Anas bin Malik bahwasanya Rasulullah SAW mengaqiqahi untuk dirinya setelah kenabian (9/300).

Demikian juga Imam At-Tabrhany dalam Al-Ausath (994). Akan tetapi kedua hadits tersebut dhoif. (Ath-Thiflu Wa Ahkamuhu, hal. 181-183)

Seperti apa kriteria hewan sembelihan untuk aqiqah?

Sembelihan yang lebih utama adalah menyembelih dua ekor kambing yang berdekatan umurnya bagi bayi laki-laki dan seekor kambing bagi bayi perempuan. Dari Ummi Kurz Al-Ka’biyyah, ia berkata: Aku mendengar Rasulullah SAW bersabda: “Untuk anak laki-laki dua ekor kambing yang berdekatan umurnya dan untuk anak perempuan satu ekor kambing.” (HR. Ahmad 6/422 dan At-Tirmidzi 1516)
Salah satu manfaat melaksanakan aqiqah, yaitu sebagai ungkapan rasa syukur atas kelahiran seorang anak dengan melaksanakan salah-satu syiar agama. Wallahu’Alam bis-Shawab. Wassalamualaikum Wr. Wb.
---
Sumber: http://www.syariahonline.com/
Read more ...

12 Oktober 2014

9 Manfaat Tidur Menghadap ke Kanan

Sabda Rasulullah: “Berbaringlah di atas rusuk sebelah kananmu.” (HR. Al-Bukhari no. 247 dan Muslim no. 2710). 
Berdasarkan dalil hadit tersebut di atas, sebaiknya setiap orang mendahulukan posisi tidur di atas sisi sebelah kanan (rusuk kanan sebagai tumpuan) dan berbantal dengan tangan kanan, tidak mengapa apabila setelahnya berubah posisinya di atas sisi kiri (rusuk kiri sebagai tumpuan).

9 Manfaat Tidur Menghadap ke Kanan
9 Manfaat Tidur Menghadap ke Kanan
Seringkali kita tidak pernah memperhatikan arah tidur, sehingga pada saat bangun pagi bukannya badan segar malah tambal pegal-pegal akibat salah arah saat tidur . Baiknya tidur itu menghadap arah kanan , selain dianjurkan Nabi juga tersimpan manfaat kesehatan lainnya yang tidak pernah kita sadari.

Salah satu adab tidur adalah di anjurkan untuk miring ke kanan, dan di balik sunnah Nabi ini ternyata banyak sekali hikmah dan manfaat yang bisa kita ambil dari sisi kesehatan.Berikut uraian tentang 7 Manfaat Tidur Menghadap ke Kanan selengkapnya ...

1. Mengistirahatkan otak sebelah kiri.- Secara anatomis, otak manusia terbagi menjadi dua bagian kanan dan kiri. Bagian kanan adalah otak yang mempersarafi organ tubuh sebelah kiri dan sebaliknya. Umumnya kita menggunakan organ tubuh bagian kanan sebagai anggota tubuh yang dominan dalam beraktifitas seperti makan, memegang dan lainnya.

Dengan tidur pada posisi sebelah kanan, maka otak bagian kiri yang mempersarafi segala aktifitas organ tubuh bagian kanan akan terhindar dari bahaya yang timbul akibat sirkulasi yang melambat saat tidur/diam.

Bahaya tersebut meliputi pengendapan bekuan darah, lemak, asam sisa oksidasi, dan peningkatan kecepatan atherosclerosis atau penyempitan pembuluh darah. Sehingga jika seseorang beresiko terkena stroke, maka yang beresiko adalah otak bagian kanan, dengan akibat kelumpuhan pada sebelah kiri (bagian yang tidak dominan).

2. Mengurangi beban jantung.- Posisi tidur kesebelah kanan yang rata, memungkinkan cairan tubuh (darah) terdistribusi merata dan terkonsentrasi di sebelah kanan (bawah). Hal ini akan menyebabkan beban aliran darah yang masuk dan keluar jantung lebih rendah. Dampak posisi ini adalah denyut jantung menjadi lebih lambat, tekanan darah juga akan menurun. Kondisi ini akan membantu kualitas tidur.

Tidur miring ke kanan membuat jantung tidak tertimpa organ lainnya. Hal ini disebabkan karena posisi jantung yang lebih condong berada di sebelah kiri. Tidur bertumpu pada sisi kiri menyebabkan curah jantung yang berlebihan, karena darah yang masuk ke atrium juga banyak yang disebabkan karena paru-paru kanan berada di atas. Sedangkan paru-paru kanan mendapatkan pasokan darah yang lebih banyak dari paru-paru kiri.

3. Mengistirahatkan lambung. - Lambung manusia berbentuk seperti tabung berbentuk koma dengan ujung katup keluaran menuju usus menghadap kearah kanan bawah. Jika seorang tidur kesebelah kiri maka proses pengeluaran chime ( makanan yang telah dicerna oleh lambung dan bercampur asam lambung ) akan sedikit terganggu, hal ini akan memperlambat proses pengosongan lambung.

Hambatan ini pada akhirnya akan meningkatkan akumulasi asam yang akan menyebabkan erosi dinding lambung. Posisi ini juga akan menyebabkan cairan usus yang bersifat basa bias masuk balik menuju lambung dengan akibat erosi dinding lambung dekat pylorus.

4. Meningkatkan pengosongan kandung empedu dan pankreas. - Adanya aliran chime yang lancar akan menyebabkan keluaran cairan empedu juga meningkat, hal ini akan mencegah pembentukan batu kandung empedu. Keluaran getah pancreas juga akan meningkat dengan posisi mirin ke kanan.

5. Meningkatkan waktu penyerapan zat gizi. - Saat tidur pergerakan usus menigkat. Dengan posisi sebelah kanan, maka perjalanan makan yang telah tercerna dan siap di serap akan menjadi lebih lama, hal ini disebabkan posisi usus halus hingga usus besar ada dibawah. Waktu yang lamam selamat tidur memungkinkan penyerapan bias optimal.

6. Merangsang buang air besar (BAB). - Dengan tidur miring ke sebelah kanan, proses pengisian usus besar sigmoid (sebelum anus) akan lebih cepat penuh. Jika sudah penuh, akan merangsang gerak usus besar diikuti relaksasi dari otot anus sehingga mudah buang air besar.

7. Mengisitirahatkan kaki kiri. - Pada orang dengan pergerakan kanan, secara ergonomis guna menyeimbangkan posisi saat beraktifitas cenderung menggunakan kaki kiri sebagai pusat pembebanan. Sehingga kaki kiri biasanya cenderung lebih merasa pegal dari kanan, apalagi kaki menempati posisi paling bawah. Dan aliran darah di kaki untuk kembali cenderung lebih lambat. Jika tidur miring kanan, maka pengosongan vena kaki kiri akan lebih cepat sehingga rasa pegal lebih cepat hilang

8. Menjaga kesehatan paru-paru. - Paru-paru kiri lebih kecil dibandingkan dengan paru-paru kanan. Jika tidur miring ke sebelah kanan, jantung akan condong ke sebelah kanan. Hal ini tidak menjadi masalah karena paru-paru kanan lebih besar. Lain halnya jika bertumpu pada sebelah kiri, jantung akan menekan paru-paru kiri yang berukuran kecil, tentu ini sangat tidak baik

9. Menjaga saluran pernafasan. - Tidur miring mencegah jatuhnya lidah ke pangkal yang dapat mengganggu saluran pernafasan. Tidur dengan posisi telentang, mengakibatkan saluran pernafasan terhalang oleh lidah. Yang juga mengakibatkan seseorang mendengkur. Orang yang mendengkur saat tidur menyebabkan tubuh kekurangan oksigen. Bahkan terkadang dapat mengakibatkan terhentinya nafas untuk beberapa detik yang akan membangunkannya dari tidur. Orang tersebut biasanya akan bangun dengan keadaan pusing karena kurangnya oksigen yang masuk ke otak. Tentunya ini sangat mengganggu kualitas tidur.

Itulah uraian tentang 9 Manfaat Tidur Menghadap ke Kanan, semoga bisa bermanfaat dan menambah wawasan kita tentang pentingnya hal tersebut.

---
Sumber: https://www.facebook.com/kata2hikmah.new/posts/10151418753999355
Read more ...

Lebih dari 500 Kalimat dalam Ayat Al-Qur’an Menggunakan kata “Jangan”

Bagi Yang Mengharamkan Kata 'Jangan', Ingatlah Alquran!
“Al-Qur’an itu kuno, Bu, konservatif, out of dated!. Kita telah lama hidup dalam nuansa humanis, tetapi Al-Qur’an masih menggunakan pemaksaan atas aturan tertentu yang diinginkan Tuhan dengan rupa perintah dan larangan di saat riset membuktikan kalau pemberian motivasi dan pilihan itu lebih baik. Al-Qur’an masih memakai ratusan kata ‘jangan’ di saat para psikolog dan pakar parenting telah lama meninggalkannya.

Lebih dari 500 Kalimat dalam Ayat Al-Qur’an Menggunakan kata “Jangan”
Lebih dari 500 Kalimat dalam Ayat Al-Qur’an Menggunakan kata “Jangan”

Apakah Tuhan tidak paham kalau penggunaan negasi yang kasar itu dapat memicu agresifitas anak-anak, perasaan divonis, dan tertutupnya jalur dialog?“ Katanya sambil duduk di atas sofa dan kakinya diangkat ke atas meja.
Pernahkan Bapak dan Ibu sekalian membayangkan kalau pernyataan dan sikap itu terjadi pada anak kita, suatu saat nanti?
Itu mungkin saja terjadi jika kita terus menerus mendidiknya dengan pola didikan Barat yang tidak memberi batasan tegas soal aturan dan hukum. Mungkin saja anak kita menjadi demikian hanya gara-gara sejak dini ia tidak pernah dilarang atau mengenal negasi ‘jangan’.

Saat ini, sejak bergesernya teori psikoanalisa (Freud dan kawan-kawan) kemudian disusul behaviorisme (Pavlov dan kawan-kawan), isu humanism dalam mendidik anak terus disuarakan. Mereka membuang kata “Jangan” dalam proses mendidik anak-anak kita dengan alasan itu melukai rasa kemanusiaan, menjatuhkan harga diri anak pada posisi bersalah, dan menutup pintu dialog. Ini tidak menjadi masalah karena norma apapun menghargai nilai humanisme.

Tidak perlu ditutupi bahwa parenting telah menjadi barang dagangan yang laris dijual. Ada begitu banyak lembaga psikologi terapan, dari yang professional sampai yang amatiran dengan trainer yang baru lulus pelatihan kemarin sore. Promosi begitu gencar, rayuan begitu indah dan penampilan mereka begitu memukau. Mereka selalu menyarankan, salah satunya agar kita membuang kata “jangan” ketika berinteraksi dengan anak-anak. Para orang tua muda terkagum-kagum member applausa. Sebagian tampak berjilbab, bahkan jilbab besar. Sampai di sini-mungkin-juga sepertinya tidak ada yang salah.

Tetapi pertanyaan besar layak dilontarkan kepada para pendidik muslim, apalagi mereka yang terlibat dalam dakwah dan perjuangan syariat Islam. Pertanyaan itu adalah “Adakah Engkau telah melupakan Kitabmu yang di dalamnya berisi aturan-aturan tegas? Adakah engkau lupa bahwa lebih dari 500 kalimat dalam ayat Al-Qur’an menggunakan kata “jangan”?

Salah satu contoh terbaik adalah catatan Kitabullah tentang Luqman Al-Hakim, Surah Luqman ayat 12 sampai 19. Kisah ini dibuka dengan penekanan Allah bahwa Luqman itu orang yang Dia beri hikmah, orang arif yang secara tersirat kita diperintahkan untuk meneladaninya (“walaqod ataina luqmanal hikmah..” dan seterusnya)

Apa bunyi ayat yang kemudian muncul? Ayat 13 lebih tegas menceritakan bahwa Luqman itu berkata kepada anaknya “Wahai anakku, JANGANLAH engkau menyekutukan Allah. Sesungguhnya syirik itu termasuk dosa yang besar”.

Sampai pada ayat 19, ada 4 kata “laa” (jangan) yang dilontarkan oleh Luqman kepada anaknya, yaitu “laa tusyrik billah”, “fa laa tuthi’humaa”, “Wa laa tusha’ir khaddaka linnaasi”, dan “wa laa tamsyi fil ardli maraha”

Luqman tidak perlu mengganti kata “jangan menyekutukan Allah” dengan (misalnya) “esakanlah Allah”. Pun demikian dengan “Laa” yang lain, tidak diganti dengan kata-kata kebalikan yang bersifat anjuran.

Adakah pribadi psikolog atau pakar patenting pencetus aneka teori ‘modern’ yang melebihi kemuliaan dan senioritas Luqman? Tidak ada. Luqman bukan nabi, tetapi namanya diabadikan oleh Allah dalam Kitab suci karena ketinggian ilmunya. Dan tidak satupun ada nama psikolog kita temukan dalam kitabullah itu.

Membuang kata “jangan” justru menjadikan anak hanya dimanja oleh pilihan yang serba benar. Ia tidak memukul teman bukan karena mengerti bahwa memukul itu terlarang, tetapi karena lebih memilih berdamai. Ia tidak sombong bukan karena kesombongan itu dosa, melainkan hanya karena menganggap rendah hati itu lebih aman baginya. Dan, kelak, ia tidak berzina bukan karena takut dosa, tetapi karena menganggap bahwa menahan nafsu itu pilihan yang dianjurkan orang tuanya.

Anak-anak hasil didikan tanpa “jangan” berisiko tidak punya sense of syariah dan keterikatan hukum. Mereka akan sangat tidak peduli melihat kemaksiyatan bertebaran karena dalam hatinya berkata “itu pilihan mereka, saya tidak demikian”. Mereka bungkam melihat penistaan agama karena otaknya berbunyi “mereka memang begitu, yang penting saya tidak melakukannya”.[]
Read more ...

10 Oktober 2014

[Ceramah Jumat] 7 Macam Persahabatan

بِسْــــــــمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْم

Saudara-saudaraku dan para sahabatku yang budiman ...

Para Ulama mengatakan bahwa dlm hubungan manusia dgn manusia (Habluminanas) ada terdapat 7 Macam Persahabatan dan di antara persahabatan tersebut hanya ada 1 yANg akan terjalin terus sampai di Akhirat nanti yaitu:

  1. "Ta'aruffan" yaitu persahabatan yg terjalin krn pernah berkenalan secara kebetulan, seperti pernah bertemu di kereta api, halte, rumah sakit, kantor pos, ATM & lainnya.
  2. "Taariiihan" yaitu persahabatan yg terjalin krn faktor sejarah, misalnya teman sekampung, satu almamater, pernah kost bersama, diklat bersama dsb.
  3. "Ahammiyyatan" yaitu persahabatan yg terjalin krn faktor kepentingan tertentu, seperti bisnis, politik, boleh jadi juga karena ada maunya dsb.
  4. "Faarihan" yaitu persahabatan yg terjalin karena faktor hobbi, seperti teman futsal, badminton, berburu, memancing dsb.
  5. "Amalan" yaitu persahabatan yg terjalin krn seprofesi, misalnya sama2 guru, dokter dsb.
  6. "Aduwwan" yaitu sahabat tetapi musuh, depan seolah baik tetapi sebenarnya hatinya penuh benci, menunggu, mengincar kejatuhan sahabatnya, "Bila kamu memperoleh nikmat, ia benci, bila kamu tertimpa musibah, ia senang" (QS 3:120).
    [Ceramah Jumat] 7 Macam Persahabatan
    [Ceramah Jumat] 7 Macam Persahabatan
    Rasulullah mengajarkan doa", Allahumma ya Allah selamatkanlah hamba dari sahabat yg bila melihat kebaikanku ia sembunyi tetapi bila melihat keburukanku ia sebarkan."
  7. "Hubban Iimaanan", yaitu sebuah ikatan persahabat yg lahir batin, tulus saling cinta & sayang krn ALLAH, saling menolong, menasehati, menutupi aib sahabatnya, memberi hadiah, bahkan diam2 dipenghujung malam, ia doakan sahabatnya. Boleh jadi ia tidak bertemu tetapi ia cinta sahabatnya krn Allah Ta'ala.

Dari ke 7 macam persahabatan di atas, 1 - 6 akan sirna di Akhirat dan yang tersisa hanya ikatan persahabatan yang ke-7, persahabatan yang dilakukan karena Allah (QS 49:10), "Teman2 akrab pada hari itu (Qiyamat) menjadi musuh bagi yg lain kecuali persahabatan krn Ketaqwaan" (QS 43:67).

ADA dimanakah persahabatan kita? Semoga Bermanfaat.

Sumber: Si Kabayan Jago Sulap via Blackberry
Read more ...

Google+ Badge

Tertarik Berlangganan Artikel dari Kami? Masukkan email jangan lupa di-verifikasi:

Delivered by FeedBurner


Yuk Ikuti Kami di G+

Smartphone dan Tablet Meyda Sefira
TUTUP (X)